Jeujeur


foto by Izardin
Bagi para pemancing di daerah tanah sunda tentu sudah tidak asing lagi dengan kata "Jeujeur" (dalam bahasa sunda) yang tidak lain adalah "Joran Pancing". Namun disini kita tidak membicarakan jenis joran pancing seperti yang banyak terdapat di toko-toko pancing biasanya. Joran yang kita sebut jeujeur ini sebenarnya adalah joran pancing tradisional yang kerap sering dipakai sebagai joran pancing standar para pemancing senior untuk berburu ikan nila di sekitar daerah waduk Cirata, Jatiluhur, Saguling, Jatigede, serta tempat-tempat spot mancing liar lainnya yang tersebar di wilayah Jawa Barat.

Dari segi bahan, Jeujeur, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan joran standar pada umumnya. Dengan menggunakan batang joran dari jenis fiber dengan tingkat kelenturan yang tinggi, jeujeur sangat efektif untuk dipakai untuk menaklukkan ikan nila liar berukuran besar dengan cara makan umpan yang biasanya sangat halus sehingga memerlukan tingkat kepekaan dan sensitifitas tinggi dari piranti joran yang digunakan.

Pada bagian gagang handle pegangan joran jeujeur ini biasanya berbentuk agak bengkok kebawah. Mirip seperti gagang pegangan golok yang disebut Pahul. Bentuk pahul ini selain mempermudah untuk memegang joran dan melempar umpan, juga berfungsi untuk keseimbangan jeujeur. Pahul juga biasanya menjadi bagian yang sangat menarik karena dihiasi dengan berbagai macam ukiran unik sebagai ciri khas masing-masing pemancing, mulai dari ukiran kepala naga, kepala pandawa lima - wayang golek, ukiran bermacam-macam binatang, termasuk ikan, dan lain-lain.

Biasanya jeujeur tidak dipakai sendirian melainkan digunakan berpasangan dengan steger atau palang standar joran dan golong / kelosan (gulungan senar) yang kemudian diatur sedemikian rupa seperti timbangan sehingga mendapatkan keseimbangan antara ujung joran dengan gagang joran. Dengan ditunjang oleh ketepatan dalam mengencangkan tarikan kenur atau tali senar pancing, sehingga jika umpan disantap oleh ikan, ujung joran akan segera menukik kebawah, dan itu tandanya umpan dimakan dan ditarik oleh ikan. Ya,.. inilah saatnya menyentak jeujeur untuk Strike!

foto by Tedi Ashabul Kahfi

foto by Tedi Ashabul Kahfi

foto by Sae Ukong

foto by Sae Ukong

foto by Sae Ukong

foto by Sae Ukong

foto by Sae Ukong

Comments

Post a Comment